Salam dan selamat sejahtera semua pembaca blog ini;
Petikan artikel Prof Zuhaimy Ismail;
“Sistem riba’ orang kufur akan hancur dengan sendirinya sekiranya umat islam mula menolaknya dan menggantikan dengan sistem kewangan sebenar. Dinar Emas melambangkan kekuatan, kekayaan dan keadilan dalam islam”
Saya tertarik dengan satu artikel oleh Prof Zuhaimi Ismail dalam majalah Milenia Muslim keluaran Nov 09 ini bahawa musuh umat islam kini adalah Dolar Amerika. Setuju tak pembaca sekelian? Ini kerana wang kertas Dolar Amerika hanyalah alat perbankan Yahudi kufur sebenarnya. Ini petikan dari artikel beliau;
“Mereka (Yahudi) sedar akan pentingnya kekayaan untuk menguasai dunia malah dalam protokol ke-21 secara terbuka mereka menyatakan mahu menguasai dunia dengan menguasai pegangan emas dunia.”
Artikel ini juga menyatakan bahawa merekalah yang memulakan sistem perbankan berasaskan wang kertas berunsurkan riba’ yang akhirnya menjadi institusi dinamakan “bank” yang diamalkan di seluruh dunia.
Mereka menguasai IMF, Bank-bank utama dunia serta wang Dolar Amerika ini yang menyebabkan kita dan negara-negara lain terpaksa berhutang dengan konco-konco mereka sampai bila-bila.
Dolar Amerika ini hanyalah wang kertas yang dipaksakan nilainya di seluruh dunia sebagai alat perdagangan / pertukaran utama dunia. Kini Dolar Amerika semakin menyusut disebabkan hutangnya yang amat tinggi lebih US$8 TRILLION, dan akan bertambah hari demi hari sehingga kalau difikir secara logiknya mana mungkin boleh naik balik nilainya……
Tenatnya Dolar Amerika kini menyebabkan urusan kos perdagangan antarabangsa semakin meningkat menyebabkan banyak negara di dunia kini mula cari alternatif lain untuk gantikan Dolar Amerika macam cadangan nak gunakan matawang EURO.
Tapi kita selaku umat islam seharusnya mula kembali kepada Dinar Emas, satu-satunya senjata ampuh yang umat islam ada. Umat islam mesti memulakan sistem kewangan berasaskan matawang dinar emas ini. Ramai pakar ekonomi islam mengatakan akan kemampuan dan kekuatan Dinar Emas ini dalam perdagangan antarabangsa. Umat islam mesti berusaha menjadikan Dinar Emas sebagai matawang perdangangan di kalangan umat islam. Walaubagaimanapun itulah masalahnya, orang Yahudi kufur akan cuba memastikan supaya umat islam tidak kembali kepada emas sebagai alat perdagangan, kerana mereka sendiri mengakui kehebatan emas ini.
Kita kena tahu bahawa senjata utama orangYahudi kufur ialah sistem kewangannya yang berasaskan riba’ manakala senjata umat islam ialah Dinar Emas tanpa riba’. Jadi sama-samalah kita kembalikan revolusi kegemilangan Dinar Emas ini semula. Marilah sama-sama kita memiliki Dinar Emas.

admin Under
| ![[Most Recent Quotes from www.kitco.com]](http://www.kitconet.com/charts/metals/gold/t24_au_en_usoz_2.gif)






memang tepat sekali tapi yang menjadi persoaannya…masih ramai dikalangan umat Islam sendiri sekadar tahu tapi tiada tindakan ke arah itu..ada segelintirnya tidak tahu apa itu dinar…mungkin golongan ini tidak diberi pendedahan.so marilah kita sama-sama menyebar dan menyedarkan mereka ini.
ya, saya setuju pendapat emaskini.com, saya rasa selain dari tak tahu langsung , ada juga yang dah tahu, tapi macam pokli kata simple idea, tapi susah nak buat, mungkin saya rasa masih ramai yang menunggu untuk bermula….saya takleh salahkan mrk kerana itulah tugas kita sebagai tokey emas nih, untuk sedarkan mereka dan guide mereka untuk memulakan dengan pantas pelaburan emas ini….jgn bertangguh lagi klu dah ada lebihan wang yg tak digunakan…..laburlah emas….untuk diri, keluarga, agama dan negara….chewahhh macam nationalist la pulak….
bismillah,
dalam dua bulan terakhir, rate tukar dinar telah mengalami peningkatan sebesar 6,5% sebelumnya rp. 1,450,000 saat ini rp. 1,550,000 dan terus berfluktuasi. harga emas per ounce (1 troy ounce = 31.130)mencapai $1,200. bila dilihat secara lebih universal, sistem keuangan finansial tampak semakin mengalami kerapuhan. korea utara telah men-sanering dua digit dari mata uangnya dan beberapa versi keluaran tahun tertentu tidak dianggap berlaku, sehingga banyak uang yang dipegang oleh rakyatnya hanya menjadi kertas tidak berharga.
raksasa produsen mobil jepang, toyota, memberi peringatan awal bahwa perusahaannya kemungkinan akan mengalami kerugian akibat penguatan yen terhadap dollar, yang berkaitan akan turut berjatuhan juga industri otomotif lainnya. dollar akan segera membanjiri negara-negara berkembang, bila hal ini terjadi, seperti di indonesia, masyarakat kemungkinan akan lebih memilih dollar dibanding rupiah.sistem finansial perbankan akan mengalami guncangan, termasuk juga perbankan ’syariah’ yang tidak terlepas dari sistem ekonomi riba. saat kemelut finansial terjadi, semua orang akan terkena imbasnya, termasuk pengguna dinar emas-dirham perak, bagaimanapun yang berpijak pada pondasi yang lebih kokoh akan relatif lebih aman saat terjadi benturan finansial tadi.
dinar emas dan dirham perak (ditambah fulus tembaga, yang saat ini belum mulai kita terapkan) tidak bisa berdiri dengan sendirinya. namun yang terjadi saat ini dinar dirham cenderung dimiliki sebagai koin investasi dan sekedar alat tabung. akibatnya pemakainya masih terjebak dalam kerangka pemikiran rate tukar & rate buyback, perbedaan harga antara koin yang didistribusikan oleh provider A B dan C, sekat-sekat distribusi dan kekakuan yang menghambat peredaran dinar-dirham untuk beredar secara luas dan luwes. contoh yang terjadi misalnya, seseorang menukar dinar di provider A kemudian akan dirupiahkan di provider C, maka rate buybacknya yang biasanya 4% untuk dinar menjadi 8, 10 atau 12. contoh lain, karena harga emas berfluktuasi tinggi, maka rate buyback yang biasanya sebesar 4% berubah menjadi 5, 6 atau 7%. kebijakan ini tentunya akan mengendurkan minat masyarakat untuk beralih pada dinar-dirham, sudah semestinya kita mempermudah dan bukan mempersulit dan merugikan masyarakat dengan dalih edukasi atau menjaga niat pengguna dari spekulasi. secara real, untuk berspekulasi dalam dinar-dirham sangat beresiko dan memakan waktu yang terlalu lama.
untuk berspekulasi dalam emas, akan lebih mudah dan menguntungkan bila pembeli emas membeli emas batangan pecahan 100 gram keluaran pt logam mulia di toko mas (syarat: di jakarta dan membeli di toko mas, bukan di counter logam mulia) karena harga belinya yang murah (selisih rp 3000-8000 dari rate logam mulia) dan harga buyback yang tidak terlalu mahal (selisih rp 2000-3000 dari harga jual) jadi untuk menerapkan kebijakan yang memberatkan pengguna dinar-dirham sama dengan menghambat laju restorasi muamalah.
persoalan tadi terjadi karena belum ada saluran untuk menggunakan koin nuqud (dinar emas & dirham perak) dalam terapan muamalah real. maka tahap lanjut setelah pengenalan dinar-dirham sebagai media nishab zakat dan solusi untuk meninggalkan riba uang kertas adalah pasar islam terbuka, di mana masyarakat, muslim khususnya, akan dibiasakan untuk menggunakan nuqud sebagai sarana transaksi dalam muamalah real harian. efek langsungnya adalah, pemilik nuqud tidak lagi melihat berapa rupiah rate koin nuqud saat yang bersangkutan akan membeli atau membayar suatu barang/jasa, melainkan bisa langsung dibayarkan tanpa mediasi uang kertas, maka pemilik koin tidak lagi perlu melihat berapa rupiah rate dinar-dirham saat ini kalau perlu di-kertas-kan. transaksi komoditas ke komoditas.
saat ini, pasar islam terbuka yang sudah mulai dirintis dan berjalan adalah pasar islam jumat-sabtu di kompleks mesjid Salman ITB bandung, dengan koordinatornya bapak Thorik Gunara beliau juga mendirikan gilda (guild, paguyuban) pedagang yang menjadi cikal bakal kembalinya kafilah atau karavan dagang, insyallah. anggota yang bergabung dalam gilda pedagang Salman ini sekitar 70 orang, seluruhnya pedagang aktif dan ‘professional’ dalam artian memang kesehariannya memberi nafkah keluarganya dari berdagang. seperti sabda Rasulullah, sallallahu alayhi wa sallam, bahwa sembilan dari sepuluh pemasukan Muslimin adalah melalui perdagangan. para pedagang ini telah memahami bahwa hak-hak para pedaganglah yang telah dirampas saat ini oleh para bankir, karena semestinya pedaganglah yang mendapatkan kedudukan mulia di masyarakat sebagaimana telah disabdakan oleh Nabi, sallallahu alayhi wa sallam.
para pedagang ini telah mulai membandrol harga dagangannya umumnya dalam dirham, berdagang dan bermuamalah dibekali dengan pengajaran fiqh (mengambil fiqh dari madzhab imam Syafi’i) dan kesan yang umumnya dirasakan saat melakukan transaksi adalah berbeda dengan pedagang-pedagang lain, ‘aura’ islamnya lebih melekat.sekat perbedaan produsen koin mulai dikikis karena semua koin dapat dipergunakan untuk ditransaksikan di dalam pasar.
liputan perkembangan dinar-dirham dan pasar islam bisa dilihat di:
http://www.dinarfirst.com
http://www.islamhariini.org
http://www.islamhariini.wordpress.com
semoga Allah memberi kemenangan pada hamba-hambanya yang tulus, amin.
salam, wah panjang lebar diskusi bapak. Alhamdulillah satu perkembangan baik walaupun tampak halangan untuk melaksanakan, walaubagaimanapun dinar perlu diskusi lebih mendalam kerana cabang perdagangan yang semakin kompleks perlu kepada satu solusi pengggunaan dinar -dirham yang lebih praktikal…..terima kasih bapak…
ide yang bagus tu mas..